Kali ini saya akan memperkenalkan hari libur nasional di Jepang atau dalam bahasa Jepangnya Kokumin no Shukujitsu. Ja hajimemashou..
Bulan Januari
Hari Tahun Baru (Gantan / New Year’s Day)
Hari untuk merayakan tahun baru
Hari Dewasa (Seijin no Hi / Coming-of-Age Day)
Selain hari untuk merayakan kedewasaan, peringatan ini juga menyadarkan semua orang yang telah
beranjak dewasa (umur 20 tahun) akan bertanggung jawab menjadi anggota masyarakat.
Bulan Februari
Hari Peletakan Dasar Bangsa (Kenkoku Kinen no Hi / National Foundation Day)
Hari berdirinya negara Jepang, membangun negara dan memperdalam jiwa cinta terhadap negara.
Bulan Maret
Hari Awal Musim Semi (Shunbun no Hi / Spring / Vernal Equinox)
Hari untuk menghargai kemurnian alam dan pentingnya makhluk hidup. Biasanya masyarakat jepang melakukan ziarah ke makam pada hari ini.
20 Maret (Rabu)
Bulan April
Hari Peringatan Showa (Showa no Hi / Showa Day)
Hari untuk mengingatkan kembali pencapaian pembangunan masa Showa.
29 April (Senin)
Bulan Mei
Hari Peringatan Konstitusi (Kenpo Kinenbi / Constitution Memorial Day)
Hari berdirinya UUD, mengharapkan kemajuan Negara.
Hari Hijau (Midori no Hi / Greenery Day)
Hari penghijauan, bersyukur atas anugrah kemurnian yang diberikan
Hari Anak-Anak (Kodomo no Hi / Children’s Day)
Hari untuk bersyukur atas pertumbuhan anak dan mengharapkan kesejahteraan anak-anak.
5 Mei (Minggu) dan 6 Mei (Senin)
Bulan Juli
Hari Samudra / Hari Bahari (Umi no Hi / Marine Day)
Hari untuk mensyukuri kekayaan alam dan kemakmuran lautan Jepang.
15 Juli (Senin)
Bulan September
Hari Lansia (Keiro no Hi / Respect-for-the-Aged Day)
Hari untuk menghormati dan mencintai orang lanjut usia dan juga mengharapkan umur panjang.
Hari Awal Musim Gugur (Shunbun no Hi / Fall / Autumnal Equinox)
Hari untuk menghormati nenek moyang, berdoa untuk orang yang telah meninggal.
Bulan Oktober
Hari Olahraga Untuk Kesehatan (Taiiku no Hi / Health Sports Day)
Hari untuk merayakan olahraga dan meningkatkan kesehatan badan.
14 Oktober (Senin)
Bulan November
Hari Kebudayaan (Bunka no Hi / Culture Day)
Hari untuk mencintai dengan mempromosikan budaya Jepang.
Hari Syukur Pekerja (Kinro Kansha no Hi / Labor Thanksgiving Day)
Hari untuk menghormati kaum buruh dan merayakan hasil produksi.
23 November (Sabtu)
Bulan Desember
Hari Ulang Tahun Kaisar (Tenno Tanjobi / Emperor’s Birthday)
Hari untuk Merayakan ulang tahun kaisar
23 Desember (Senin)
Libur Tidak Resmi
Selain hari libur resmi yang ditetapkan pemerintah, Jepang juga memiliki tradisi liburan tidak resmi. Apa saja itu? Yuk kita simak!
Libur Golden Week
Golden Week adalah pekan di akhir bulan April dan awal bulan Mei yang secara kebetulan ada 4 hari libur resmi yang hampir berurutan (29 April, 3 Mei, 4 Mei, dan 5 Mei). Sebagian besar kantor-kantor memutuskan untuk meliburkan pegawainya selama periode Golden Week.
Libur Obon
Libur Obon (盆休み Obon yasumi) adalah hari-hari libur tidak resmi sebelum dan sesudah tanggal 15 Agustus. Walaupun perayaan Obon tidak merupakan hari libur resmi, perusahaan dan pemilik usaha sering meliburkan diri selama beberapa hari (13-16 Agustus) atau hingga satu minggu. Libur Obon digunakan untuk berziarah ke makam dan berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman. Kantor pemerintah tetap buka seperti biasa, walaupun sebagian besar pegawai meminta cuti untuk merayakan Obon.
Libur Tahun Baru Jepang
Libur Tahun Baru Jepang (お正月 Oshogatsu yasumi) adalah kesempatan pulang ke kampung halaman dan berkumpul dengan sanak keluarga untuk merayakan hari Tahun Baru. Liburan tahun baru lamanya berbeda-beda tergantung pada kebijaksanaan masing-masing kantor. Kantor-kantor pemerintahan dan swasta biasanya tutup sejak menjelang akhir tahun (29 Desember atau 30 Desember) hingga beberapa hari sesudah Tahun Baru.



